Minggu, 19 Desember 2010

Muda VS Tua

sebenarnya ini hanya perkara usia...hanya perkara siapa yang lahir di dunia terlebih dahulu. Itu saja kan, ketika ngomongin soal Muda dan Tua. Tapi entah mengapa, perkara yang "hanya" itu jadi terasa pelik sekali. Bagitupun ketika ada orang yang berbica masalah Tua dan Muda kepada saya. Saya merasa harus memperkarakannya. Apalagi yang di "Tua Muda" kan menyangkut apa yang saya lakukan, dan apa yang saya cintai...

Menurut pendapat saya bagini, coba tolong dibedakan Muda dan Tua dalam soal lain dan Muda dan Tua dalam soal musik. Menurut hemat saya, apalah artinya usia dalam bermusik? karena yang terpenting dalam soal musik adalah karya dan dedikasi. Apalah artinya ketika kita mengaku anak band tetapi nggak pernah membuat karya? *Karya di sini tidak harus selalu terpublikasi dan disenangi*. Apalagi soal dedikasi. Karena karya adalah salah satu wujud nyata dari dedikasi. Setau saya, dalam bermusik itu tidak pandang usia, dan udah nggak zamannya lagi mengkotak-kotak kan aliran musik tertentu. Musik itu urusan selera. Seperti makanan. Meskipun nggak suka makanan pedas, misalnya, tapi toh yang namanya masakan bersambal itu akan tetap ada. Lalu kita mau apa??? Kalau nggak suka dan bikin mencret ya nggak usah dimakan. Bagitu juga dengan musik "yang dibuat" oleh anak-anak "Muda"...Kalau Anda nggak suka musik yang dibuat oleh anak muda ya nggak usah didengarkan. Bukankah muda itu melambangkan semangat? Bukankah harus muda dulu sebelum menjadi tua???
Nah masalahnya adalah saya belum merasa tua. Saya masih merasa muda jadi saya melakukan aktivitas bersama anak-anak muda. Oh....anak kecil, maksud Anda....hm.....sepertinya perlu membuat batasan yang jelas usia berapa dibilang anak kecil, anak muda, dan tua *nggak mungkin dong saya bilang anak tua...*.
Oke lah...anak kecil...ahhhh...bukankah kita selalu melihat kejujuran dibalik hati setiap hati anak-anak kecil? Oh...anak kecil vs dewasa.....Hm...kaya'nya Anda deh yang belum dewasa karena menyangkut-nyangkutkan musik dengan usia...Oya, apakah Anda sendiri tahu tentang dunia musik? apakah Anda bermain dan menghidupi musik yang Anda mainkan??? Kalau jawabannya iya mari kita lanjutkan diskusi ini. Tetapi jika jawabannya tidak, lebih baik Anda tutup mulut dan dengarkan saja hingar-bingar berbagai jenis musik yang anak muda mainkan....That's it!!!!

Hm.....perkara patner dalam bermusik...Jadi menurut Anda mempunyai patner bermusik orang yang tua lebih baik daripada berpatner dengan anak yang muda??? Ah...saya rasa semua itu kembali pada dedikasi dan karya. Oya, satu lagi...proses....Apa salahnya berteman dengan anak muda, bermain musik dengan anak muda atau anak yang lebih muda? Sama halnya dengan apa salahnya menikah dengan seseorang yang lebih muda? toh di negara ini menikah dengan yang lebih muda tetap dilegalkan asalkan berbeda jenis...ya kan???
Musik, pertemanan, dan menikah itu saya pikir tidak jauh berbeda. Dua-duanya butuh chemistri, sama-sama memakai perasaan, proses dan cinta...