berkali-kali aku katakan bahwa aku adalah wanita biasa
dengan senyum yang biasa
dan hati yang biasa
tapi dia bilang tidak
dia bilang aku istimewa
memiliki senyum yang istimewa
dan hati yang istimewa
sesungguhnya aku tidak mengerti apa yang dimaksud dengan istimewa
namun apapun itu
terima kasih telah menilaiku istimewa
kehadirannyalah yang membuat semua istimewa
*i love u more than yesterday
Jumat, 16 Desember 2011
Rabu, 07 Desember 2011
apa-apakah deh....
kalo biasanya apa-apaan, sekarang aku akan pake kata apa-apakah...
sumpe deh ya...aku update status itu nggak ada niat apa2an. buat aku, facebook, twitter dkk just for fun.
jadi gue update jg cuma buat fun. udah gt doang...
nah masalahnya, ga semua update-an kita itu disukai sama temen2 jejaring sosial kita...masalahnya lagi, di antara teman2 jejaring sosial itu ada pacar kita. panoptikon lah...pengawasan lah...
ya dari status2 kita itu....demn!!!!
cuma dari status doang loh....trus bisa mrembet kemana-mana lah kalau udah marahan....sial!!!
sialnya lagi, itu kejadian sama gue...eek!!!!
ga demen gue sebenernya yg ribet2 begini...karena kan ga ada niatan apa2 juga dari gue update status dan punya akun jejaring sosial itu...eh ada ding...niatnya ya cuma untuk fun itu...
ehm...tp gpp ding, setidaknya lewat berantem2 itu gue jadi taw kalau gue sayang untuk dilewatkan
hahahha....mbuhlah!!!!
sumpe deh ya...aku update status itu nggak ada niat apa2an. buat aku, facebook, twitter dkk just for fun.
jadi gue update jg cuma buat fun. udah gt doang...
nah masalahnya, ga semua update-an kita itu disukai sama temen2 jejaring sosial kita...masalahnya lagi, di antara teman2 jejaring sosial itu ada pacar kita. panoptikon lah...pengawasan lah...
ya dari status2 kita itu....demn!!!!
cuma dari status doang loh....trus bisa mrembet kemana-mana lah kalau udah marahan....sial!!!
sialnya lagi, itu kejadian sama gue...eek!!!!
ga demen gue sebenernya yg ribet2 begini...karena kan ga ada niatan apa2 juga dari gue update status dan punya akun jejaring sosial itu...eh ada ding...niatnya ya cuma untuk fun itu...
ehm...tp gpp ding, setidaknya lewat berantem2 itu gue jadi taw kalau gue sayang untuk dilewatkan
hahahha....mbuhlah!!!!
Minggu, 04 Desember 2011
Sayangnya saya tidak sempurna...
Saat ini saya ingin bercerita tentang ketidak bahagiaan dalam hidup saya.
Betapa melelahkan hidup ini kadang-kadang, apalagi jika terlanjur menerima good judge dari orang lain. Misalnya, bapaknya dokter wah pasti anaknya pinter dll.....akhhhhh...betapa melelahkan hidup ini kadang- kadang jika selalu 'pasti...pasti' seperti itu.
Begitu juga yang terjadi pada saya.
Orang lain terlanjur menilai saya baik. Baik sebaik-baiknyalah....hampir di segala bidang. untuk orang lain mungkin itu menyenangkan, tapi buat aku....tidak selalu. mengapa? karena saya tidak sempurna, tidak sebaik anggapan orang-orang itu. bahkan, saya hampir pernah melakukan semua hal-hal terburuk di dunia ini. bukan saya tidak menyadarinya...sebaliknya, saya sangat-sangat sadar...pertimbangannya, saya hanya tidak mau membohongi diri sendiri bahwa saya bukan manusia sempurna...
Saya bukannya merahasiakannya, justru perlahan saya membuka ketidak sempurnaan saya kepada banyak orang....saya hanya ingin mengatakan bahwa saya tidak sempurna...itu saja...
saya terlalu lelah dengan anggapan-anggapan baik dari semua orang karena saya tahu dan sadar kalau saya tidak seperti itu....itu saja....
sekali lagi, sayangnya saya tidak sempurna
Betapa melelahkan hidup ini kadang-kadang, apalagi jika terlanjur menerima good judge dari orang lain. Misalnya, bapaknya dokter wah pasti anaknya pinter dll.....akhhhhh...betapa melelahkan hidup ini kadang- kadang jika selalu 'pasti...pasti' seperti itu.
Begitu juga yang terjadi pada saya.
Orang lain terlanjur menilai saya baik. Baik sebaik-baiknyalah....hampir di segala bidang. untuk orang lain mungkin itu menyenangkan, tapi buat aku....tidak selalu. mengapa? karena saya tidak sempurna, tidak sebaik anggapan orang-orang itu. bahkan, saya hampir pernah melakukan semua hal-hal terburuk di dunia ini. bukan saya tidak menyadarinya...sebaliknya, saya sangat-sangat sadar...pertimbangannya, saya hanya tidak mau membohongi diri sendiri bahwa saya bukan manusia sempurna...
Saya bukannya merahasiakannya, justru perlahan saya membuka ketidak sempurnaan saya kepada banyak orang....saya hanya ingin mengatakan bahwa saya tidak sempurna...itu saja...
saya terlalu lelah dengan anggapan-anggapan baik dari semua orang karena saya tahu dan sadar kalau saya tidak seperti itu....itu saja....
sekali lagi, sayangnya saya tidak sempurna
Jumat, 02 Desember 2011
I really miss u
If only I was Taller
And Had a million dollars
maybe then you'd be with me
If only i was 18, courage of the A team
maybe then youd be with me
but for now ill have to dream about your smile cause your not here
and all i wanna say is that i really miss you
if i could surf a little better
had some nerd sweater
maybe youd be with me
if only i had more time
had my bestest hair line
then youd wanna be with me
but for now ill have to dream about your smile
cause your not here and all i wanna say
is that i really miss you
if only you werent so fine
if only i was so blind
i'd find a way
to make you stay
and maybe id say hey
i woke up with all reasons
but havent changed my feelings
but now ill have to wait another week to see your face
and all i wanna say
is that i really miss you
And Had a million dollars
maybe then you'd be with me
If only i was 18, courage of the A team
maybe then youd be with me
but for now ill have to dream about your smile cause your not here
and all i wanna say is that i really miss you
if i could surf a little better
had some nerd sweater
maybe youd be with me
if only i had more time
had my bestest hair line
then youd wanna be with me
but for now ill have to dream about your smile
cause your not here and all i wanna say
is that i really miss you
if only you werent so fine
if only i was so blind
i'd find a way
to make you stay
and maybe id say hey
i woke up with all reasons
but havent changed my feelings
but now ill have to wait another week to see your face
and all i wanna say
is that i really miss you
Sabtu, 26 November 2011
Fase hubungan yang (bagiku) paling menyenangkan....
semua orang pasti pernah merasakan beberapa fase hubungan yang cukup menyita perhatian. entah perhatian orang lain atau perhatian si individu itu. ketika sudah akil balig, biasanya mulailah fase naksir-naksiran, curi-curi pandang hingga berlanjut ke cinta monyet. waktu mengalami cinta monyet itu pastinya nggak mau dong dibilang cinta monyet, tapi beberapa tahun fase itu berlalu, barulah iklas kalau fase itu disebut fase cinta monyet hehehehe.
setelah beberapa kali mengalami patah hati, barulah masuk fase berikutnya. fase ini ditandai dengan niat untuk mencari pasangan sehidup semati. "mau cari istri/ suami". biasanya sih niatnya seperti itu. koleksi, seleksi, resepsi, semboyannya sih seperti itu hehehe...bagi ku, fase inilah yang paling menggairahkan dan penuh tantangan. sensasi cari pacar, mempertahankan hubungan tuh memacu adrenalin banget.....menikah sih menyenangkan juga sepertinya tp tanggungjawabnya ampun deh...belum lagi kalau terus punya anak. bukan apa-apa, bayangin tanggungjawabnya yg segede gambreng....mana tahannnnnnnnn....
lebih enak sih nikah tapi punya anaknya entar-entar...ehmm...atau nggak usah punya anak aja ya? biar berasa pacaran terusssss....ehm....mungkin krn aku belum pernah ngrasain nikah, punya anak dll jadi ngomongnya begitu...tapi samapai sekarang sih aku belum tertarik buat hamil, melahirkan dan punya anak. kalau nikah??? hmmm...sepertinya seru juga....hahahahaha
setelah beberapa kali mengalami patah hati, barulah masuk fase berikutnya. fase ini ditandai dengan niat untuk mencari pasangan sehidup semati. "mau cari istri/ suami". biasanya sih niatnya seperti itu. koleksi, seleksi, resepsi, semboyannya sih seperti itu hehehe...bagi ku, fase inilah yang paling menggairahkan dan penuh tantangan. sensasi cari pacar, mempertahankan hubungan tuh memacu adrenalin banget.....menikah sih menyenangkan juga sepertinya tp tanggungjawabnya ampun deh...belum lagi kalau terus punya anak. bukan apa-apa, bayangin tanggungjawabnya yg segede gambreng....mana tahannnnnnnnn....
lebih enak sih nikah tapi punya anaknya entar-entar...ehmm...atau nggak usah punya anak aja ya? biar berasa pacaran terusssss....ehm....mungkin krn aku belum pernah ngrasain nikah, punya anak dll jadi ngomongnya begitu...tapi samapai sekarang sih aku belum tertarik buat hamil, melahirkan dan punya anak. kalau nikah??? hmmm...sepertinya seru juga....hahahahaha
Senin, 07 November 2011
Hatiku yang sedang tersenyum...
Saya tahu kamu bahagia
lewat barisan huruf yang kau jejerkan menjadi sebuah kalimat
lewat senyum yang kau perlihatkan dalam sebuah gambar diam
lewat ungkapan-ungkapan singkat
yang mewakili perasaanmu
saya tahu kamu bahagia,
bahagia yang kini hanya menjadi milikmu dan miliknya
bahagia yang dulu kau harap dapat kita rasakan bersama
seperti bahagiamu saat ini
saya tahu kamu bahagia.
doa-doamu terkabul
mukjizat yang tak kau sangka-sangka
dan harapan-harapan yang kini menjadi nyata
dan saya mengiringi kebahagianmu
dulu, doa-doa, mukjizat, dan harapan itu kamu katakan padaku
dan kini
ketika saya tahu semua menjadi nyata
percayalah, aku juga bahagia
*andai kamu dapat melihat hatiku yang sedang tersenyum
lewat barisan huruf yang kau jejerkan menjadi sebuah kalimat
lewat senyum yang kau perlihatkan dalam sebuah gambar diam
lewat ungkapan-ungkapan singkat
yang mewakili perasaanmu
saya tahu kamu bahagia,
bahagia yang kini hanya menjadi milikmu dan miliknya
bahagia yang dulu kau harap dapat kita rasakan bersama
seperti bahagiamu saat ini
saya tahu kamu bahagia.
doa-doamu terkabul
mukjizat yang tak kau sangka-sangka
dan harapan-harapan yang kini menjadi nyata
dan saya mengiringi kebahagianmu
dulu, doa-doa, mukjizat, dan harapan itu kamu katakan padaku
dan kini
ketika saya tahu semua menjadi nyata
percayalah, aku juga bahagia
*andai kamu dapat melihat hatiku yang sedang tersenyum
Rabu, 19 Oktober 2011
Rasanya......mungkin seperti patah hati
ketika seseorang bertanya apa obat patah hati paling mujarab?, aku selalu bilang kalau potong rambut adalah obat patah hati paling mujarab. Lalu, apakah kali ini aku harus potong rambut juga? padahal aku tidak sedang patah hati....Lho??? Lalu???
patah hati sih tidak, tapi rasanya seperti sesak ketika patah hati. untuk saat ini sih. tapi entah untuk esok hari. ehm....anggap saja aku telah menjalin hubungan selama satu tahun lebih dan saat ini hubungan itu sama seperti hubunganku dengan teman-teman yang lain. Dulu istimewa dan sekarang tidak ada yang istimewa. Yah...gimana sih rasanya kalau dulu pernah begitu dekat tapi sekarang menjadi biasa saja...yah...seperti itulah...
sudah sih...alasan sudah dikemukakan. Tapi banyak yg berspekulasi yang justru bukan dari aku. pikiranku hanya sederhana, ketika ada pertemuan di situ juga ada perpisahan. so simple kan...tapi entahlah...spekulasi ini dan itu sih sebenarnya masuk akal juga, tapi apa iya aku maksa???
ketika ditolak, apakah harus maksa,"tolong dong jangan ditolak...". masa' iya ngemis2 gitu???
so, apapun yg terjadi....hubungan ini memang bukan hubungan percintaan, tapi perpisahan ini rasanya seperti putus cinta. dimana-mana putus cinta itu rasanya sama. dan aku nggak harus bilang gimana rasanya kan????
ehm....terima kasih telah mencintai, dan bersamaku....
patah hati sih tidak, tapi rasanya seperti sesak ketika patah hati. untuk saat ini sih. tapi entah untuk esok hari. ehm....anggap saja aku telah menjalin hubungan selama satu tahun lebih dan saat ini hubungan itu sama seperti hubunganku dengan teman-teman yang lain. Dulu istimewa dan sekarang tidak ada yang istimewa. Yah...gimana sih rasanya kalau dulu pernah begitu dekat tapi sekarang menjadi biasa saja...yah...seperti itulah...
sudah sih...alasan sudah dikemukakan. Tapi banyak yg berspekulasi yang justru bukan dari aku. pikiranku hanya sederhana, ketika ada pertemuan di situ juga ada perpisahan. so simple kan...tapi entahlah...spekulasi ini dan itu sih sebenarnya masuk akal juga, tapi apa iya aku maksa???
ketika ditolak, apakah harus maksa,"tolong dong jangan ditolak...". masa' iya ngemis2 gitu???
so, apapun yg terjadi....hubungan ini memang bukan hubungan percintaan, tapi perpisahan ini rasanya seperti putus cinta. dimana-mana putus cinta itu rasanya sama. dan aku nggak harus bilang gimana rasanya kan????
ehm....terima kasih telah mencintai, dan bersamaku....
Sabtu, 15 Oktober 2011
Tahu nggak????
"Tau nggak,diam-diam aku menatapmu,walau dari jauh. Diam-diam aku juga memahamimu,walau dalam diamku"
"Kenapa kamu nggak bilang dari dulu?"
"Buat apa?"
"Ya biar aku tahu."
"Sengaja kok. Aku akan bilang seperti ini setelah aku mengerti kamu"
"Maksudnya?"
"Ya...tahu kamu itu orangnya seperti apa. Aku nggak mau dibilang ngerayu"
"Terus sekarang ini namanya apa?"
"Ehm...apa ya?. Terserah kamu sih mau beranggapan aja. Aku cuma mau jujur aja"
"Udah, itu aja?"
"Memangnya kamu mau yang lain?"
"Yang lain apa maksudnya?"
"Lho, mana ku tahu. Maksud kamu bilang 'udah aja' tadi apa?"
"Maksudku, udah...kamu cuma pengen bilang itu aja?"
"Iya"
"Yang lainnya?"
"Belum tahu. Memangnya penting ya?"
"Nggak tahu juga"
Mereka akhirnya mampu mencairkan suasana. Mengubah bisu bertahun-tahun terjadi menjadi ceria.
Ceria yang hanya mereka tahu.
Yang lainnya? tak perlu dijawab.
Biarkan semua menjadi warna-warni yang hanya mereka sendiri yang tahu cara mewarnainya...
"Kenapa kamu nggak bilang dari dulu?"
"Buat apa?"
"Ya biar aku tahu."
"Sengaja kok. Aku akan bilang seperti ini setelah aku mengerti kamu"
"Maksudnya?"
"Ya...tahu kamu itu orangnya seperti apa. Aku nggak mau dibilang ngerayu"
"Terus sekarang ini namanya apa?"
"Ehm...apa ya?. Terserah kamu sih mau beranggapan aja. Aku cuma mau jujur aja"
"Udah, itu aja?"
"Memangnya kamu mau yang lain?"
"Yang lain apa maksudnya?"
"Lho, mana ku tahu. Maksud kamu bilang 'udah aja' tadi apa?"
"Maksudku, udah...kamu cuma pengen bilang itu aja?"
"Iya"
"Yang lainnya?"
"Belum tahu. Memangnya penting ya?"
"Nggak tahu juga"
Mereka akhirnya mampu mencairkan suasana. Mengubah bisu bertahun-tahun terjadi menjadi ceria.
Ceria yang hanya mereka tahu.
Yang lainnya? tak perlu dijawab.
Biarkan semua menjadi warna-warni yang hanya mereka sendiri yang tahu cara mewarnainya...
Tentang dia di sana
Tentang dia di sana,
semoga baik-baik saja.
akh....pasti begitu adanya
karena telah berada di tempat istimewa.
tempat tanpa duka,
tanpa tipu muslihat dunia,
tanpa senyum yang hanya di muka,
tanpa sesuatu yang tak lagi fana.
apapun yang terjadi di sini
mungkin dia mengetahui
tentang rindu
dan doa
yang terurai bagai nada
tentang dia di sana
tentang kenangan sepanjang masa
meski raga
tak tampak oleh mata...
semoga baik-baik saja.
akh....pasti begitu adanya
karena telah berada di tempat istimewa.
tempat tanpa duka,
tanpa tipu muslihat dunia,
tanpa senyum yang hanya di muka,
tanpa sesuatu yang tak lagi fana.
apapun yang terjadi di sini
mungkin dia mengetahui
tentang rindu
dan doa
yang terurai bagai nada
tentang dia di sana
tentang kenangan sepanjang masa
meski raga
tak tampak oleh mata...
Amplop berwarna Jingga
kadang, aku juga ingin normal seperti mereka.
tertawa ketika bahagia dan menangis karena lara.
menjalani kehidupan bagaikan garis lurus yang tak putus.
menerima takdir seperti jalan beraspal mulus,
namun aku memilih mabuk, ketika semua waras
mabuk akan kegilaan hidupku sendiri
lebih memilih berbelok ketika semua jalan terus
kini aku terlanjur tak serupa
dan pasti tak pernah sama.
tawaku belum tentu bahagiaku, begitu pula tangisku
aku memilih menikmati kegilaan ini dalam waktu lama
menjalani semua yang tak semestinya
***
aku kemudian melipat lembaran ini. menyimpannya
dalam sebuah amplop berwarna jingga.
kemudian membawanya ke sebuah semak-semak di dekat danau kecil
yang di situ juga ada banyak amplop
berwarna jingga
tertawa ketika bahagia dan menangis karena lara.
menjalani kehidupan bagaikan garis lurus yang tak putus.
menerima takdir seperti jalan beraspal mulus,
namun aku memilih mabuk, ketika semua waras
mabuk akan kegilaan hidupku sendiri
lebih memilih berbelok ketika semua jalan terus
kini aku terlanjur tak serupa
dan pasti tak pernah sama.
tawaku belum tentu bahagiaku, begitu pula tangisku
aku memilih menikmati kegilaan ini dalam waktu lama
menjalani semua yang tak semestinya
***
aku kemudian melipat lembaran ini. menyimpannya
dalam sebuah amplop berwarna jingga.
kemudian membawanya ke sebuah semak-semak di dekat danau kecil
yang di situ juga ada banyak amplop
berwarna jingga
Kita dalam satu hati
dalam rentang waktu yang tak terduga,
kita berjumpa
pada akhirnya kita terpisah
jarak dan waktu selalu membuat jengah
dalam rentang waktu yang telah berlalu,
segala yang telah berlalu adalah rindu
setiap nafas yang berhasil dihembuskan
adalah perjalanan
dalam waktu ini,
kita berada di sini
saat kata terwakilkan oleh jari yang menari
saat setiap sendau tawa...
kita berjumpa
pada akhirnya kita terpisah
jarak dan waktu selalu membuat jengah
dalam rentang waktu yang telah berlalu,
segala yang telah berlalu adalah rindu
setiap nafas yang berhasil dihembuskan
adalah perjalanan
dalam waktu ini,
kita berada di sini
saat kata terwakilkan oleh jari yang menari
saat setiap sendau tawa...
Kamis, 17 Februari 2011
Yang bercerita, terbaca, dan terlupa
hanya gambar ini yang bercerita
jika dahulu pernah ada cinta
ada tatapan mesra antar sepasang mata
ada senyuman dari segurat bibir yang merah merona
hanya sederet huruf ini yang mampu terbaca
ketika ada rindu penuh dahaga
ada harapan yang menanti nyata
selain itu,
mungkin sama-sama terlupa
bahwa pernah ada suara penuh gairah
berkata
"ingin ku miliki engkau selamanya, tidak hanya raga"
juga ada janji
yang berjanji tak akan diingkari
entah janji dalam hati
atau janji penuh arti
"janji, tidak hanya hari ini kita saling mencintai"
jika dahulu pernah ada cinta
ada tatapan mesra antar sepasang mata
ada senyuman dari segurat bibir yang merah merona
hanya sederet huruf ini yang mampu terbaca
ketika ada rindu penuh dahaga
ada harapan yang menanti nyata
selain itu,
mungkin sama-sama terlupa
bahwa pernah ada suara penuh gairah
berkata
"ingin ku miliki engkau selamanya, tidak hanya raga"
juga ada janji
yang berjanji tak akan diingkari
entah janji dalam hati
atau janji penuh arti
"janji, tidak hanya hari ini kita saling mencintai"
Lelaki Itu
ibu, aku mencintai lelaki itu
lelaki yang suka bermain musik
sama seperti bapak
lelaki yang pintar memasak
sama seperti ibu
ibu, aku mencintai lelaki itu
lelaki yang memandang wanita sebagai patner
bukan perhiasan
lelaki yang menghormati wanita
karena dia sadar bahwa dia lahir lewat rahim wanita pula
ibu, aku mencintai lelaki itu
tanpa mengurangi rasa sayangku padamu
ibu, aku mencintai lelaki itu
lelaki yang suka bermain musik
sama seperti bapak
lelaki yang pintar memasak
sama seperti ibu
ibu, aku mencintai lelaki itu
lelaki yang memandang wanita sebagai patner
bukan perhiasan
lelaki yang menghormati wanita
karena dia sadar bahwa dia lahir lewat rahim wanita pula
ibu, aku mencintai lelaki itu
tanpa mengurangi rasa sayangku padamu
ibu, aku mencintai lelaki itu
Jumat, 11 Februari 2011
Asmara
sebelum mengenalku dalam, dia telah mengenalku lewat ini
membaca tulisan-tulisan pribadi ku
mungkin sekadar membacanya
atau membaca, kemudian mencernanya
entahlah...
setelah itu semua berlanjut
dan asmara pun datang
perlahan...
ternyata asamara menikamku
dalam diam
dan perlahan
asmara memporak-porandakan segalanya
tapi perbedaan menghanyutkan mimpi
entah kemana hilirnya
hingga kini sayatan asmara masih terasa
perih
mungkin ada larutan garam di sana
di hatiku
di hati yang sama ketika asmara dulu datang
membaca tulisan-tulisan pribadi ku
mungkin sekadar membacanya
atau membaca, kemudian mencernanya
entahlah...
setelah itu semua berlanjut
dan asmara pun datang
perlahan...
ternyata asamara menikamku
dalam diam
dan perlahan
asmara memporak-porandakan segalanya
tapi perbedaan menghanyutkan mimpi
entah kemana hilirnya
hingga kini sayatan asmara masih terasa
perih
mungkin ada larutan garam di sana
di hatiku
di hati yang sama ketika asmara dulu datang
Sabtu, 05 Februari 2011
Tentang kisah ini
Tentang kisah ini
sungguh begitu berat di pundakku
begitu juga di pundaknya
Bukan karena kami
Tapi karena perbedaan yang dibuat tak membahagiakan
Bukan memaksakan
hanya tak ingin melewatkan
manusia tidak tahu alur hidup
itu alasannya
jadi jika memungkinkan,
buatlah semua itu menjadi mungkin
jika tidak
buatlah sesal itu tak pernah ada
sungguh begitu berat di pundakku
begitu juga di pundaknya
Bukan karena kami
Tapi karena perbedaan yang dibuat tak membahagiakan
Bukan memaksakan
hanya tak ingin melewatkan
manusia tidak tahu alur hidup
itu alasannya
jadi jika memungkinkan,
buatlah semua itu menjadi mungkin
jika tidak
buatlah sesal itu tak pernah ada
Sabtu, 29 Januari 2011
Sampai kapan semua kisah akan berakhir sama?
saya lelah
saya bosan
harapan-harapan selalu dipatahkan kenyataan
Saya ingin semua baik-baik saja
baik untuk semuanya
jika seperti ini
baik untuk mereka tapi bukan untuk saya
meski dalih itu untuk kebaikan saya
tidak bisakah jujur dengan perasaan sendiri?
saya hanya ingin jujur dengan hati saya
salahkah jika saya memperhatikan diri sendiri lebih?
saya lelah...saya jengah...
lalu apa?
saya tetap tidak berani berbuat apa-apa
lalu saya bisa apa?
saya lelah
saya bosan
harapan-harapan selalu dipatahkan kenyataan
Saya ingin semua baik-baik saja
baik untuk semuanya
jika seperti ini
baik untuk mereka tapi bukan untuk saya
meski dalih itu untuk kebaikan saya
tidak bisakah jujur dengan perasaan sendiri?
saya hanya ingin jujur dengan hati saya
salahkah jika saya memperhatikan diri sendiri lebih?
saya lelah...saya jengah...
lalu apa?
saya tetap tidak berani berbuat apa-apa
lalu saya bisa apa?
Jumat, 28 Januari 2011
Bahagiaku....
Hanya aku....
yang mengerti di mana sela-sela tawa ini tak dapat terganti
Hanya aku...
yang mengerti kelelahan ini
akan terobati dengan sejuta riang
meski hanya di dalam hati
Senyum anak tulus
teriakan-teriakan membahana
canda-canda tak tahu waktu
cerita sendu
hingga telepon asmara
Menikmatinya bersama waktu yang tak tahu malu
Serasa menyruput secangkir kopi
sambil menikmati sore
bersama kekasih seharian
atau menikmati lagu
menjelang mata terlelap
menjelang datangnya mimpi
seusai berkasih-kasihan
penuh gelora
bagai malam pertama...
yang mengerti di mana sela-sela tawa ini tak dapat terganti
Hanya aku...
yang mengerti kelelahan ini
akan terobati dengan sejuta riang
meski hanya di dalam hati
Senyum anak tulus
teriakan-teriakan membahana
canda-canda tak tahu waktu
cerita sendu
hingga telepon asmara
Menikmatinya bersama waktu yang tak tahu malu
Serasa menyruput secangkir kopi
sambil menikmati sore
bersama kekasih seharian
atau menikmati lagu
menjelang mata terlelap
menjelang datangnya mimpi
seusai berkasih-kasihan
penuh gelora
bagai malam pertama...
Jumat, 21 Januari 2011
Percintaan Kali Ini
Cinta yang membara ini seolah kawah candradimuka yang siap menenggelamkanku
menghanyutkan
ke dalam api penuh pesona
tak seberapa lama,
Jibril datang membawa pedang di tangan kanannya
menghunuskan tepat ke jantung yang kini bukan lagi dua
Jantung yang berdenyut seirama
Di kanan kiri
dia menembakkan panah asmara
tepat ke pusat syaraf otak
Dan sekarang sekarat dalam kegilaan
menggoda
membuat terus lupa bahwa ada dunia
***
Ku hirup udara yang ku hirup juga
ku bunuh sepi yang kau bunuh juga
ku hidupi nafas yang kau hidupi juga
ku sentuh hati yang kau sentuh juga
menghanyutkan
ke dalam api penuh pesona
tak seberapa lama,
Jibril datang membawa pedang di tangan kanannya
menghunuskan tepat ke jantung yang kini bukan lagi dua
Jantung yang berdenyut seirama
Di kanan kiri
dia menembakkan panah asmara
tepat ke pusat syaraf otak
Dan sekarang sekarat dalam kegilaan
menggoda
membuat terus lupa bahwa ada dunia
***
Ku hirup udara yang ku hirup juga
ku bunuh sepi yang kau bunuh juga
ku hidupi nafas yang kau hidupi juga
ku sentuh hati yang kau sentuh juga
Rabu, 19 Januari 2011
Diam-Diam
Aku baru ingat, ternyata dia telah mengetehaui semua tentang diriku.
Bukan dari orang lain,
tetapi dari diriku sendiri.
Tanpa sadar aku telah mengatakan semuanya
meski bukan dengan kata-kata.
Celakanya,
Dia tahu tentang masa laluku juga.
Hampir semuanya.
Dari diriku juga
meski bukan dengan kata-kata.
Jadi selama ini diam-diam dia telah mengetahui semuanya.
Sayangnya dia tidak bersalah atas kisahku yang diketahuinya.
dan aku tidak bisa menyalahkannya.
Diam-diam aku membocorkan rahasiaku sendiri....
hah!!!!!
Lalu apa lagi,
Ku anggap dialah yang paling mengerti
yang paling mengerti
meski hanya untuk sementara ini.
Bukan dari orang lain,
tetapi dari diriku sendiri.
Tanpa sadar aku telah mengatakan semuanya
meski bukan dengan kata-kata.
Celakanya,
Dia tahu tentang masa laluku juga.
Hampir semuanya.
Dari diriku juga
meski bukan dengan kata-kata.
Jadi selama ini diam-diam dia telah mengetahui semuanya.
Sayangnya dia tidak bersalah atas kisahku yang diketahuinya.
dan aku tidak bisa menyalahkannya.
Diam-diam aku membocorkan rahasiaku sendiri....
hah!!!!!
Lalu apa lagi,
Ku anggap dialah yang paling mengerti
yang paling mengerti
meski hanya untuk sementara ini.
Jumat, 14 Januari 2011
Tentang Aku dan Dia
Aku selembar daun yang pernah berada di rantingnya.
Juga bergoyang bersama ketika angin tiba-tiba bertiup
mengagetkan kami yang sedang bercengkrama.
Aku selembar daun yang akhirnya gugur.
Angin bertiup terlalu kencang waktu itu.
Berusaha sekuat tenaga untuk bertahan namun akhirnya
jatuh ke tanah meninggalkan ranting dan pohon yang tetap mengada.
Dia adalah sinar matahari yang selama ini menghangatkan.
tak pernah ingkar untuk selalu muncul ketika fajar menjelang.
tak pernah lupa pulang ketika senja memanggilnya perlahan.
hingga di akhir dia selalu berkata,"Tunggu,aku pasti datang dengan terang"
Ini tentang aku dan dia.
tentang melawan setiap musim.
tentang usia yang tidak pernah renta.
aku dan dia yang selalu tertawa,
bahkan ketika menderita.
*untuk sebuah nama yang tak boleh disebut
Juga bergoyang bersama ketika angin tiba-tiba bertiup
mengagetkan kami yang sedang bercengkrama.
Aku selembar daun yang akhirnya gugur.
Angin bertiup terlalu kencang waktu itu.
Berusaha sekuat tenaga untuk bertahan namun akhirnya
jatuh ke tanah meninggalkan ranting dan pohon yang tetap mengada.
Dia adalah sinar matahari yang selama ini menghangatkan.
tak pernah ingkar untuk selalu muncul ketika fajar menjelang.
tak pernah lupa pulang ketika senja memanggilnya perlahan.
hingga di akhir dia selalu berkata,"Tunggu,aku pasti datang dengan terang"
Ini tentang aku dan dia.
tentang melawan setiap musim.
tentang usia yang tidak pernah renta.
aku dan dia yang selalu tertawa,
bahkan ketika menderita.
*untuk sebuah nama yang tak boleh disebut
Sayangnya Aku Tak Bisa
sekian lama telah terlewati
tidak mungkin aku tidak menyayangi.
walaupun sekian banyak caci
yang aku sadari,
sebanyak itu pula sayang yang aku miliki.
hanya saja, aku tidak bisa melakukan apa-apa.
aku bukan seorang yang suka memberi kado ketika hari jadi tiba,
bukan pula seorang yang bisa mencium disegala suasana.
tidak juga mengumbar kata-kata hingga mulut penuh busa.
Kemudian pada akhirnya ku putuskan,
untuk menyimpan sayang ini saja.
Tak perlu berwujud dalam bentuk apapun,
pun tak bisa terungkapkan dengan bahasa apapun.
Seberapa besar, seberapa hebat, seberapa dalam....
akh....tak usah ku katakan, tak usah kusampaikan
biarkan tersadari dalam hari-hari yang terlewati
biarkan menjadi rahasia antara aku dengan Ilahi...
tidak mungkin aku tidak menyayangi.
walaupun sekian banyak caci
yang aku sadari,
sebanyak itu pula sayang yang aku miliki.
hanya saja, aku tidak bisa melakukan apa-apa.
aku bukan seorang yang suka memberi kado ketika hari jadi tiba,
bukan pula seorang yang bisa mencium disegala suasana.
tidak juga mengumbar kata-kata hingga mulut penuh busa.
Kemudian pada akhirnya ku putuskan,
untuk menyimpan sayang ini saja.
Tak perlu berwujud dalam bentuk apapun,
pun tak bisa terungkapkan dengan bahasa apapun.
Seberapa besar, seberapa hebat, seberapa dalam....
akh....tak usah ku katakan, tak usah kusampaikan
biarkan tersadari dalam hari-hari yang terlewati
biarkan menjadi rahasia antara aku dengan Ilahi...
Ketika Aku Menikmati Lagu-Lagu Ini
Surrender -- Andra and the backbone
Dia bilang lagu ini sangat mempesona hatinya. Entah sejak kapan dan entah bagaimana.
Hm...sudah ku duga walaupun baru sekali aku mendengar lagu tanpa lirik ini.
Ya, tanpa lirik.
Tapi apa yang dia katakan padaku waktu itu?
"Lagu itu menggambarkan rasa sayangku padamu. Suatu hari, aku ingin memainkan lagu itu untukmu, di hari dimana aku dan kamu memimpikannya".
Begitulah yang dia katakan.
Entah rasa sayang seperti apa, di hari seperti apa, dan mimpi seperti apa...
Sekarang,
Lagu itu menjadi pengantar di setiap malam ketika aku ingin menemuinya
di dalam mimpi...
Beautiful -- Christina Aguilera
Aku tahu dan sangat mengerti, ketika kalian menatap kami, yang kalian lihat pertama kali adalah
bagaimana pakaian yang kami kenakan, rambut yang berada di kepala kami, warna kulit kami,bahkan mungkin membayangkan berapa ukuran bra yang menempel di payudara kami...
Bukannya kami tak tahu soal itu...Bahkan kami sangat mengerti tentang keindahan yang kalian inginkan.
Karena kami sangat mengerti, maka kami tidak akan marah dan mencibir kalian. Kalian mempunyai mata, mempunyai imajinasi jadi hak kalian untuk menilai seberapa indah, dan mengimaginasika kami sesuai imaginasi yang terlukis dalam benak kalian...
Hanya yang harus kalian tahu,
Bahwa bukan sekadar pakaian yang dikenakan, rambut yang menempel di kepala, warna kulit, bahkan mungkin ukuran bra yang menempel di payudara kami.
Ketahuilah bahwa kami lebih dari itu. Bahwa kalian lahir di dunia dari rahim kami, bahwa payudara yang kalian terka-terka ukurannya pernah memberikan kesehatan dan perlindungan yang menghangatkan, waktu itu. Waktu kalian belum memiliki imaginasi tentang pakaian, rambut, dan warna kulit kami...
*Untuk dirinya yang menyukai dua lagu tadi
Dia bilang lagu ini sangat mempesona hatinya. Entah sejak kapan dan entah bagaimana.
Hm...sudah ku duga walaupun baru sekali aku mendengar lagu tanpa lirik ini.
Ya, tanpa lirik.
Tapi apa yang dia katakan padaku waktu itu?
"Lagu itu menggambarkan rasa sayangku padamu. Suatu hari, aku ingin memainkan lagu itu untukmu, di hari dimana aku dan kamu memimpikannya".
Begitulah yang dia katakan.
Entah rasa sayang seperti apa, di hari seperti apa, dan mimpi seperti apa...
Sekarang,
Lagu itu menjadi pengantar di setiap malam ketika aku ingin menemuinya
di dalam mimpi...
Beautiful -- Christina Aguilera
Aku tahu dan sangat mengerti, ketika kalian menatap kami, yang kalian lihat pertama kali adalah
bagaimana pakaian yang kami kenakan, rambut yang berada di kepala kami, warna kulit kami,bahkan mungkin membayangkan berapa ukuran bra yang menempel di payudara kami...
Bukannya kami tak tahu soal itu...Bahkan kami sangat mengerti tentang keindahan yang kalian inginkan.
Karena kami sangat mengerti, maka kami tidak akan marah dan mencibir kalian. Kalian mempunyai mata, mempunyai imajinasi jadi hak kalian untuk menilai seberapa indah, dan mengimaginasika kami sesuai imaginasi yang terlukis dalam benak kalian...
Hanya yang harus kalian tahu,
Bahwa bukan sekadar pakaian yang dikenakan, rambut yang menempel di kepala, warna kulit, bahkan mungkin ukuran bra yang menempel di payudara kami.
Ketahuilah bahwa kami lebih dari itu. Bahwa kalian lahir di dunia dari rahim kami, bahwa payudara yang kalian terka-terka ukurannya pernah memberikan kesehatan dan perlindungan yang menghangatkan, waktu itu. Waktu kalian belum memiliki imaginasi tentang pakaian, rambut, dan warna kulit kami...
*Untuk dirinya yang menyukai dua lagu tadi
Senin, 03 Januari 2011
Untuk kali ini
Untuk kali ini,
biarkan aku mengukir kisah sendiri
merangkai syair yang ku ingini
menulis cerita sendiri
Untuk kali ini,
aku berjanji tak akan meminta lagi
karena hanya ini
dan tidak untuk kali yang lain
Sekali lagi,
ijinkan aku melukis hatiku sendiri
menatap cintanya yang menyentuh naluri
Sungguh saat ini,
jika keajaiban itu memang Kau punyai
berikanlah padaku satu
hanya untuk kali ini
biarkan aku mengukir kisah sendiri
merangkai syair yang ku ingini
menulis cerita sendiri
Untuk kali ini,
aku berjanji tak akan meminta lagi
karena hanya ini
dan tidak untuk kali yang lain
Sekali lagi,
ijinkan aku melukis hatiku sendiri
menatap cintanya yang menyentuh naluri
Sungguh saat ini,
jika keajaiban itu memang Kau punyai
berikanlah padaku satu
hanya untuk kali ini
Langganan:
Postingan (Atom)

