Jumat, 14 Januari 2011

Sayangnya Aku Tak Bisa

sekian lama telah terlewati
tidak mungkin aku tidak menyayangi.
walaupun sekian banyak caci
yang aku sadari,
sebanyak itu pula sayang yang aku miliki.

hanya saja, aku tidak bisa melakukan apa-apa.
aku bukan seorang yang suka memberi kado ketika hari jadi tiba,
bukan pula seorang yang bisa mencium disegala suasana.
tidak juga mengumbar kata-kata hingga mulut penuh busa.

Kemudian pada akhirnya ku putuskan,
untuk menyimpan sayang ini saja.
Tak perlu berwujud dalam bentuk apapun,
pun tak bisa terungkapkan dengan bahasa apapun.

Seberapa besar, seberapa hebat, seberapa dalam....
akh....tak usah ku katakan, tak usah kusampaikan
biarkan tersadari dalam hari-hari yang terlewati
biarkan menjadi rahasia antara aku dengan Ilahi...

Ketika Aku Menikmati Lagu-Lagu Ini

Surrender -- Andra and the backbone
Dia bilang lagu ini sangat mempesona hatinya. Entah sejak kapan dan entah bagaimana.
Hm...sudah ku duga walaupun baru sekali aku mendengar lagu tanpa lirik ini.
Ya, tanpa lirik.
Tapi apa yang dia katakan padaku waktu itu?
"Lagu itu menggambarkan rasa sayangku padamu. Suatu hari, aku ingin memainkan lagu itu untukmu, di hari dimana aku dan kamu memimpikannya".
Begitulah yang dia katakan.
Entah rasa sayang seperti apa, di hari seperti apa, dan mimpi seperti apa...
Sekarang,
Lagu itu menjadi pengantar di setiap malam ketika aku ingin menemuinya
di dalam mimpi...

Beautiful -- Christina Aguilera
Aku tahu dan sangat mengerti, ketika kalian menatap kami, yang kalian lihat pertama kali adalah
bagaimana pakaian yang kami kenakan, rambut yang berada di kepala kami, warna kulit kami,bahkan mungkin membayangkan berapa ukuran bra yang menempel di payudara kami...
Bukannya kami tak tahu soal itu...Bahkan kami sangat mengerti tentang keindahan yang kalian inginkan.
Karena kami sangat mengerti, maka kami tidak akan marah dan mencibir kalian. Kalian mempunyai mata, mempunyai imajinasi jadi hak kalian untuk menilai seberapa indah, dan mengimaginasika kami sesuai imaginasi yang terlukis dalam benak kalian...
Hanya yang harus kalian tahu,
Bahwa bukan sekadar pakaian yang dikenakan, rambut yang menempel di kepala, warna kulit, bahkan mungkin ukuran bra yang menempel di payudara kami.
Ketahuilah bahwa kami lebih dari itu. Bahwa kalian lahir di dunia dari rahim kami, bahwa payudara yang kalian terka-terka ukurannya pernah memberikan kesehatan dan perlindungan yang menghangatkan, waktu itu. Waktu kalian belum memiliki imaginasi tentang pakaian, rambut, dan warna kulit kami...

*Untuk dirinya yang menyukai dua lagu tadi

Senin, 03 Januari 2011

Untuk kali ini

Untuk kali ini,
biarkan aku mengukir kisah sendiri
merangkai syair yang ku ingini
menulis cerita sendiri

Untuk kali ini,
aku berjanji tak akan meminta lagi
karena hanya ini
dan tidak untuk kali yang lain

Sekali lagi,
ijinkan aku melukis hatiku sendiri
menatap cintanya yang menyentuh naluri

Sungguh saat ini,
jika keajaiban itu memang Kau punyai
berikanlah padaku satu
hanya untuk kali ini

Minggu, 19 Desember 2010

Muda VS Tua

sebenarnya ini hanya perkara usia...hanya perkara siapa yang lahir di dunia terlebih dahulu. Itu saja kan, ketika ngomongin soal Muda dan Tua. Tapi entah mengapa, perkara yang "hanya" itu jadi terasa pelik sekali. Bagitupun ketika ada orang yang berbica masalah Tua dan Muda kepada saya. Saya merasa harus memperkarakannya. Apalagi yang di "Tua Muda" kan menyangkut apa yang saya lakukan, dan apa yang saya cintai...

Menurut pendapat saya bagini, coba tolong dibedakan Muda dan Tua dalam soal lain dan Muda dan Tua dalam soal musik. Menurut hemat saya, apalah artinya usia dalam bermusik? karena yang terpenting dalam soal musik adalah karya dan dedikasi. Apalah artinya ketika kita mengaku anak band tetapi nggak pernah membuat karya? *Karya di sini tidak harus selalu terpublikasi dan disenangi*. Apalagi soal dedikasi. Karena karya adalah salah satu wujud nyata dari dedikasi. Setau saya, dalam bermusik itu tidak pandang usia, dan udah nggak zamannya lagi mengkotak-kotak kan aliran musik tertentu. Musik itu urusan selera. Seperti makanan. Meskipun nggak suka makanan pedas, misalnya, tapi toh yang namanya masakan bersambal itu akan tetap ada. Lalu kita mau apa??? Kalau nggak suka dan bikin mencret ya nggak usah dimakan. Bagitu juga dengan musik "yang dibuat" oleh anak-anak "Muda"...Kalau Anda nggak suka musik yang dibuat oleh anak muda ya nggak usah didengarkan. Bukankah muda itu melambangkan semangat? Bukankah harus muda dulu sebelum menjadi tua???
Nah masalahnya adalah saya belum merasa tua. Saya masih merasa muda jadi saya melakukan aktivitas bersama anak-anak muda. Oh....anak kecil, maksud Anda....hm.....sepertinya perlu membuat batasan yang jelas usia berapa dibilang anak kecil, anak muda, dan tua *nggak mungkin dong saya bilang anak tua...*.
Oke lah...anak kecil...ahhhh...bukankah kita selalu melihat kejujuran dibalik hati setiap hati anak-anak kecil? Oh...anak kecil vs dewasa.....Hm...kaya'nya Anda deh yang belum dewasa karena menyangkut-nyangkutkan musik dengan usia...Oya, apakah Anda sendiri tahu tentang dunia musik? apakah Anda bermain dan menghidupi musik yang Anda mainkan??? Kalau jawabannya iya mari kita lanjutkan diskusi ini. Tetapi jika jawabannya tidak, lebih baik Anda tutup mulut dan dengarkan saja hingar-bingar berbagai jenis musik yang anak muda mainkan....That's it!!!!

Hm.....perkara patner dalam bermusik...Jadi menurut Anda mempunyai patner bermusik orang yang tua lebih baik daripada berpatner dengan anak yang muda??? Ah...saya rasa semua itu kembali pada dedikasi dan karya. Oya, satu lagi...proses....Apa salahnya berteman dengan anak muda, bermain musik dengan anak muda atau anak yang lebih muda? Sama halnya dengan apa salahnya menikah dengan seseorang yang lebih muda? toh di negara ini menikah dengan yang lebih muda tetap dilegalkan asalkan berbeda jenis...ya kan???
Musik, pertemanan, dan menikah itu saya pikir tidak jauh berbeda. Dua-duanya butuh chemistri, sama-sama memakai perasaan, proses dan cinta...

Selasa, 23 November 2010

Menjelang Petang Yang Bukan Milik Kita Lagi

sore
3:57pm
ya sore jga
3:58pm
py?? sudah sehatkah?
3:58pm
lmyan lah
sori aku nyukein kmu
3:58pm
sip...take care ya....kmu jarang crta jd aku g taw apa2....sing penting apik2...lg ada masalahkah?
4:00pm
iya...kyaknya ak gk bsa pertahanin hubngan kita
4:01pm
knp?
4:01pm
gk bsa imbangin kmu
4:01pm
lah...aku nya kan gpp....nek emang sifat dasarmu pendiem y kmu ga akan bs sigrak2 kyo aku....
lha py to benernya?
kmu jenuhkah sama aku? aku bikin salahkah?
4:03pm
kyaknya aku dah gak se antusias dulu
4:03pm
knp?
4:03pm
klo gni trus ksihan kmu
4:03pm
kmu bosenkah sama aku?
4:03pm
mnding ak yg mndur aja
4:03pm
kita bs bicara langsung nggak? aku ga suka e klo chat gn...krn mnurutku ini penting
apakah ada wanita lain?
4:04pm
gak ada..suerrr
aku aja yg lgi males terikat hubungan
4:05pm
hm..apa jgn2 aku membatasi kmu y?
4:05pm
gak..jstru kmu bebasin aku
4:06pm
aku seneng kok selama ini kita kya gn...kita menjalani hub yg santai...sbnrnya ya ini yg aku cari. mngkin kmunya yg terbebani ya...merasa hrs kya gn dan kya gt...iya?
4:07pm
trserah kmu bilang apa...
ak gk dpet lgi chemistry dr kmu
4:08pm
aku yg salah ya....bisa kita ketemu trs ngomong ..gak chat mksdnya
4:08pm
sama ajalah intinya
4:09pm
berarti bnr y aku yg salah...aku ngebosenin ya...
4:09pm
maaf, kyaknya gitu...
kmu terlalu rewell
4:10pm
pdhal kmu bilang td aku ngebebasin kmu lho...hehehhe aku terlalu crwet ya...
kita bs balikan lagikah someday?
4:10pm
ak btuh wktu aja buat sndiri
klo jdoh psti gak kemana
4:12pm
trs nksd kmu yg g rewel tuh yg kya apa?
4:13pm
kmu tahulah
4:13pm
yg g tny2? yg g hrs sllu komen di fbmu? bgitukah?
4:14pm
sdahlah brdebat ma kmu gkda hbusnya
4:15pm
dan kmu tetap ingin berakhir?
4:16pm
kita tetep berteman baik
tnpa ikatan cinta
4:17pm
iya...pasti..tetep mau jmput aku kan klo ada acara sama anak2..hehehhehe...take care ya...wanna hug you...and kiss you...
4:17pm
ya..semampuku
4:18pm
hedehhhhhhhhhhhhh...besok langsung nikah ma kmu aja dehhhhhhhhhhhhh....sumpah nggak kuat aku nahan nangis heheheh
4:18pm
jgn ngis dong
ak gk pntes ditangisin, simpan tangismu buat cwok yg lebih istimewa kelak
5:19pm
gk bleh nngis lah
5:33pm
ben
ak bs nya cm nangis kok....
5:34pm
hehee
maaf ya
5:35pm
py meneh....ho'o to...se tomboy2ne tetep aku wanita biasa
pdahl wktunya sampai akhir thn..tp blm sampai akhir thun udh g pcran lagi...hedehhhhhhhhh...
hawane njuk pgn dolan, ra nang omah...
5:38pm
aku usahakan bisa thun barunan bareng
5:42pm
apakah akan merubah keputusan saat ini?
5:46pm
entah wktu brpihak pda kita ato enggak
5:46pm
hm....ya
mbuhlah meh..py aku y radong...
6:01pm
jgnkan waktu, bahkan aku tdk bs memiliki dirimu
6:02pm
lebay ah
6:02pm
ben ah :p:p

Senin, 15 November 2010

Ketika Aku Berbeda

Ketika waktu itu, teman-teman perempuan sebayaku memilih untuk bermain boneka.
aku memilih untuk ikut serta beradu dan mengejar layang-layang putus bersama teman-teman pria. Tak jarang aku dicurangi mereka, karena aku paling muda, wanita, dan terlalu polos menuruti apa yang mereka katakan. Aku yakin saja. Berlarian di pematang sawah yang menghubungakn kompleks rumah dengan lapangan sepak bola, dan aku turut serta bersama rombongan. Menuju lapangan bola dengan bahagia.

Ketika waktu berganti, aku tetap seperti ini saja.
Bermain bola dan mengejar layang-layang putus memang sudah tak pernah lagi terjadi dalam hari-hariku. Bukan tak mau, tapi karena tidak ada yang ditendang, tidak ada yang dikejar...hm....aku mengejar yang lainnya....
Ketika teman-teman yang menyebut diri mereka perempuan asik membicarakan kosmetik keluaran terbaru, aku berburu kaset dan mencoba memainkannya. Sendiri maupun bersama teman-teman satu band. Ketika mereka sibuk berfashion show, aku sibuk ngeband.
Ketika mereka mengidolakan pria berparas tampan, kulit putih, badan wangi, aku malah suka dengan pria acak-acakan, rambut gondrong. Yang ku mengerti, hati yang mempesona tidak selalu tercermin dari penampilan, dan aku lebih membutuhkan hati daripada penampilan.

Ketika perempuan yang lain sibuk ke salon....jangankan aku ikut serta, mandi pun belum tentu dalam sehari. Dan aku menikmati. Ini tubuhku, dan aku berhak atas itu...
Ketika setiap perempuan melarang kekashinya merokok, minum, dan berteman dengan banyak perempuan...jangankan melarang, menegur pun aku merasa tak berhak karena aku juga minim, merokok dan mempunyai banyak teman pria...hahahhahaaaaa......

Dan sampailah pada usia ketika seumuranku berkasih-kasihan
Aku biasa saja, sibuk dengan hal-hal yang membuatku bahagia...dan itu belum tentu seorang kekasih pun seorang suami. Kemudian ketika seorang pria memilih seorang wanita "baik" yang tercermin dari cara berpakaian, cara tertawa, cara tersenyum dan bertingkah laku...Aku merasa bahwa aku wanita berbeda. Aku tak memiliki itu semua, tapi hatiku tidak bisa dilihat oelh sembarang pria..

Kamis, 04 November 2010

seperti roller coaster

Berputar...berputar...
mlengkuer..mlengkuer
lambat, lebih cepat, cepat sekali
wushhhhhhh...wushhhhhhhh

aku teriak-teriak saat pertama kali mencoba menaiki salah satu wahana permainan yang diberi nama roller coaster, di salah tempat wisata terkenal di Indonesia. Aku berpegangan erat pada pengaman -seerat aku memegang balon biar nggak meletus-
aku menjerit-jerit juga ketika roller coaster itu melaju lebih cepat, lebih cepat, dan sangat cepat.
naik, turun...serasa dihempaskan...jantung ditarik ulur seperti layang-layang yang sedang diperlombakan.
saat itu aku berharap agar permainan cepat selesai, cepat diakhiri. Lalu ketika perminan itu benar-benar berakhir...fiuhhhhhhh..aku bernafas lega...selamat riwayatku...dan aku kembali tersenyum ceria walau tampang masih pucat.

Lalu, seperti itulah hidup
seperti itulah kisah dari setiap cinta
yang bisa dilakukan, hanya menikmatinya saja...