Hari ini seperti hari-hari sebelumnya. Malam ini juga seperti malam-malam sebelumnya.
kami saling menyapa walau sedikit aku paksa.
entahlah, aku menyukainya -maksudku ketika saling menyapa-. Mungkin benar apa yang ditulis temanku dalam status facebooknya tempo hari. Bahwa ketika seorang wanita -yang sudah pacar- dekat dengan laki-laki lain, bukan berarti dia berniat untuk selingkuh, tapi dia hanya merindukan sosok yang tidak ditemui pada diri kekasihnya.
Harusnya tidak begitu juga, harusnya ada sebuah pengertian, ada sebuah penerimaan akan kekurangan-kekurangan. Akhhhh...tetapi siapa yang mengerti akan sebuah kebutuhan selain diri kita sendiri? Celakanya, sering kita tidak sadar akan kebutuhan kita -tentunya bukan kebutuhan soal materi-
Dan mungkin seperti itu juga yang sedang aku alami. Tidak, kekasihku bukan orang jahat. Bersamanya aku ingin selalu bersama. Sungguh. Namun...yaaaa...mungkin ada beberapa hal yang mungkin tidak terlalu dirisaukannya yang justru sebaliknya bagiku. Dan celakanya, itu ku temukan dalam diri pria lain. Tapi sekali lagi, bukan berarti aku tidak mencintai kekasihku. Sungguh bersamanya aku ingin selalu bersama...
Kekasihku yang tidak sempurna, sama dengan diriku juga...Jadi buat apa juga menuntut sesuatu yang sulit dipenuhi, toh aku juga tidak suka jika aku dituntut ini-itu yang itu tidak mungkin aku penuhi juga.
Mungkin aku sedang rindu...
bee, aku tahu mungkin kamu tak akan pernah bisa melakukan seperti yang dia lakukan. Tapi aku juga tahu, sangat tahu bahwa kamu telah melakukan yang terbaik semampumu. Jadi, ku titipkan cahaya hatiku lalu jagalah agar tetap bersinar, semampu kamu menjaganya...percayalah, ketika kita bersama, aku selalu cinta...
Ku tutup buku harian, lalu ku pandangi tiruan bintang yang menghiasi langit-langit kamarku....
berharap seekor lebah menyengatku, dan lebah itu adalah kekasihku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar