Hanya aku....
yang mengerti di mana sela-sela tawa ini tak dapat terganti
Hanya aku...
yang mengerti kelelahan ini
akan terobati dengan sejuta riang
meski hanya di dalam hati
Senyum anak tulus
teriakan-teriakan membahana
canda-canda tak tahu waktu
cerita sendu
hingga telepon asmara
Menikmatinya bersama waktu yang tak tahu malu
Serasa menyruput secangkir kopi
sambil menikmati sore
bersama kekasih seharian
atau menikmati lagu
menjelang mata terlelap
menjelang datangnya mimpi
seusai berkasih-kasihan
penuh gelora
bagai malam pertama...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar