Sabtu, 15 Oktober 2011

Tahu nggak????

"Tau nggak,diam-diam aku menatapmu,walau dari jauh. Diam-diam aku juga memahamimu,walau dalam diamku"
"Kenapa kamu nggak bilang dari dulu?"
"Buat apa?"
"Ya biar aku tahu."
"Sengaja kok. Aku akan bilang seperti ini setelah aku mengerti kamu"
"Maksudnya?"
"Ya...tahu kamu itu orangnya seperti apa. Aku nggak mau dibilang ngerayu"
"Terus sekarang ini namanya apa?"
"Ehm...apa ya?. Terserah kamu sih mau beranggapan aja. Aku cuma mau jujur aja"
"Udah, itu aja?"
"Memangnya kamu mau yang lain?"
"Yang lain apa maksudnya?"
"Lho, mana ku tahu. Maksud kamu bilang 'udah aja' tadi apa?"
"Maksudku, udah...kamu cuma pengen bilang itu aja?"
"Iya"
"Yang lainnya?"
"Belum tahu. Memangnya penting ya?"
"Nggak tahu juga"

Mereka akhirnya mampu mencairkan suasana. Mengubah bisu bertahun-tahun terjadi menjadi ceria.
Ceria yang hanya mereka tahu.
Yang lainnya? tak perlu dijawab.
Biarkan semua menjadi warna-warni yang hanya mereka sendiri yang tahu cara mewarnainya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar