Selasa, 31 Januari 2012

Sekali lagi

Datanglah sekali lagi, meskipun dengan kisah yang berbeda.
Kamu tahu, kamu teramat istimewa hingga untuk memintamu datang pun aku segan.
Datanglah sekali lagi, dengan rasa yang sama seperti pertama kita bertemu.
Aku wanita dan kamu laki-laki, apa salahnya jika bertemu sekali lagi
dengan perasaan seperti waktu itu?

Genggam tanganku sekali lagi, dengan jemari tanganmu yang mengagumkan.
Namun, jika kamu mengijinkan, aku akan bermain dengan rambutmu berkali-kali.
Meskipun tak hanya karena itu, aku memintamu datang
sekali lagi.
Aku wanita dan kamu  laki-laki, apa salahnya kita bertemu sekali lagi?

Jangan buat aku tekejut berkali-kali dengan kehadiranmu ke dalam mimpi
Sekali lagi, datanglah di mimpi

Sabtu, 28 Januari 2012

Hari bersamamu

Ini adalah pertemuan kita untuk yang kesekian kali, kalau kamu ingat. tapi aku sih merasa kamu nggak bakal ingat. ehm...it's oke...biar aku saja yang mengingat-ingatnya.
Pertemuan kali ini sangat istimewa dan sangat tidak terduga. Bagaimana mungkin aku akan menduga kalau kamu membuntuti ku sampai ke rumah
"Lho kok di sini?",
"Iya, tadi aku ngikutin kamu".
Belum selesai rasa heranku, kamu udah buru-buru bertanya,
"Aku bolehkan tidur di rumahmu?".
Lah...apa-apaan ini...mana mungkin aku menolak, tapi kenapa tiba-tiba kamu.....Ahhhhhh nggak penting buat aku tau apa alasannya. yang penting sekarang kamu ada di sini, dan bersamaku.
Pertama melihatmu pagi hari sehabis bangun tidur. Ternyata seperti orang lain kebanyakan ya. Wajah berminyak, rambut acak-acakan, dan bangun dengan dada telanjang.
"Maaf ya, gerah soalnya" katamu seolah tahu kalau melepas baju adalah sesuatu yang aneh, apalagi di hadapan cewek.
Tiba-tiba ibu bilang,
"Nanti akan ada acara di rumah, mas nya nggak apa-apa kan?".
"oh...nggak apa-apa bu. nanti saya boleh bantu-bantu kan?" tanyamu.
Hah...yakin nih mau bantuin?. Seolah tau yang ada dipikiranku, kamu hanya tersenyum,
"Nggak apa-apa. Aku malah seneng, belum pernah soalnya".
Dan acara yang ditunggu-tungu itu juga. sekali lagi aku bertanya,
"Yakin nih nggak apa-apa bantuin?.
"Nggak apa-apa beneran. Sekarang aku harus ngapain?" tanyamu.
"Ehm...kamu nibrung aja sama bapak-bapak. Ntar kamu pasti dikasih tugas sama mereka. good luck ya". "Sip...bentar ya". Kamu segera berlari menuju ke arah bapak-bapak dan pemuda berkumpul. Ah...kamu masih saja keren, keren dan keren meskipun rambut yang biasanya tergerai saat ini kamu ikat ke belakang, dan agak bingung dengan situasi hiruk-pikuk ini. tiba-tiba,
"Do, itu....?" tanya salah seorang temanku yang juga ada di situ.
"Iya". jawabku seolah tau apa yang hendak ditanyakan oleh temanku itu. dan temanku hanya geleng-geleng kepala. Aku cuma senyum aja.
Hari menjelang sore ketika aku menemukanmu sedang duduk di pasir tepi pantai. Angin semilir membuat rambutmu berantakan.
"Lho di sini?. Aku cariin".
"Iya" jawabmu sambil menggambar sesuatu di pasir.
"Suka menyendiri gini ya?" tanyaku.
"Ya...beginilah. Ehm...terima kasih ya". katamu.
"Terima kasih?. buat apa?".
"Terima kasih udah membuat hari-hariku lebih berwarna".
"Bukannya selama ini semuanya baik-baik saja?" tanyaku.
"Iya. tapi kmu udah ngasih pengalaman baru. Acara tadi, keluarga dan teman-temanmu, dan pantai ini. Terima kasih ya".
"Sama-sama. terus selanjutnya?" tanyaku.
"Sebenernya aku masih pengen di sini. tapi.....".
"Kenapa? ditungguin pacarnya ya?" tanyaku.
"Seandainya begitu aku seneng banget pasti".
"Lho memangnya nggak ada? masa sih?".
"Memang harus ada ya?".
"Biasanya sih gitu"
Kamu menggeleng sambil merapikan rambut.
"Nggak semudah itu. Aku malah kasihan sama yang jadi pacarku. Pasti aku tinggal-tinggal. Makanya aku lebih baik sendirian. Padahal enakan kalau berdua seperti sekarang ini pas ada kamu"
"Maksudnya?. Sama aku?"
"Iya. Tapi nanti kamunya kesepian. Jadi mending nggak aja kan" jawabmu sambil mengajakku untuk bangkit dan berjalan meninggalkan pantai.
Ah....jari ini. Jari yang dipuja banyak orang, jari yang saat ini berada diantara jari-jariku.
Sesampainya di rumah tiba-tiba hp mu berdering. Kamu terlihat sibuk bertelepon.
"Iya gue di rumah deket pantai. Iya, yang pager ijo. Lo jemput gue ya baru kita berangkat bareng-bareng. Nggak...gue nggak akan kabur. Santai dong. Iya...ntar gue jelasin. Cuma satu malam doang ini. Iya udah jemput gue".
Kamu segera mematikan hp begitu tahu kalau aku berdiri sambil memandangmu.
"Sorry, aku ganggu ya?" tanyaku.
"Nggak kok. Emang udah selesai ngomongnya. Ehm...ibu mana ya?" tanyamu sambil celingak-celinguk.
"Tadi sih pergi. Ada apa?"
"Ehm....mau pamitan. Besuk aku ada jadwal manggung. Malam ini harus on the way ke sana. Bentar lagi aku dijemput"
"Oh..." jawabku datar
"Maaf ya aku cuma sebentar. Besuk-besuk kalau ada waktu aku ke sini lagi"
Di luar pagar terlihat seorang laki-laki berdiri.
"Bro...ayok cepetan" suara teriakan dari luar pintu pagar.
"Anter aku keluar yuk" katamu.
Aku berjalan di sampingmu. Tangan yang kamu banggakan melingkar di bahuku. Aku ingin sekali detik demi detik berlalu lebih lama. Tapi tidak mungkin. Aku dan kamu sudah berdiri di depan pagar.
"Hati-hati ya. Salam buat teman-teman" kataku.
"Iya terima kasih"
Tiba-tiba kamu membisikan sesuatu di telingaku
"Perpisahan seperti ini yang nggak aku pengen"
Beberapa detik setelah itu kamu pergi sambil melambaikan tangan. Tangan dengan jari-jari yang dipuja banyak orang.
*****
Oh mungkin ak bermimpi menginginkan dirimu untuk ada di sini menemaniku
oh mungkin kah kau yang jadi kekasih sejatiku...
-Monita-kekasih sejati

Kamis, 19 Januari 2012

(mungkin) ini yang terakhir dariku

mungkin ini yang terakhir dariku, meskipun aku sungguh tak ingin.
seperti aku juga tak ingin tempo hari adalah pertemuan kita yang terakhir,
tempo hari juga ciuman dan pelukanmu yang terakhir yang menyentuh kulitku.
sungguh aku tak ingin ada akhir.

jikalau memang harus berakhir,
biarlah berakhir dengan jabatan erat dan pelukan hangat
juga ungkapan, "sesungguhnya hatiku tidak pernah berubah"
tapi apapun itu sesungguhnya aku tidak ingin berakhir
tak ingin ada akhir.

meskipun ketika berjauhan denganmu tidak mudah
tapi kali ini sangat sulit, lebih dari sebelumnya
"semua akan baik2 saja. jaga diri ya"
"iya...terima kasih untuk segala cinta"
* * *

"kamu di mana? mengapa ketika aku membacanya kamu tak ada?"

Jumat, 16 Desember 2011

dia bilang aku istimewa

berkali-kali aku katakan bahwa aku adalah wanita biasa
dengan senyum yang biasa
dan hati yang biasa

tapi dia bilang tidak

dia bilang aku istimewa
memiliki senyum yang istimewa
dan hati yang istimewa

sesungguhnya aku tidak mengerti apa yang dimaksud dengan istimewa
namun apapun itu
terima kasih telah menilaiku istimewa
kehadirannyalah yang membuat semua istimewa

*i love u more than yesterday

Rabu, 07 Desember 2011

apa-apakah deh....

kalo biasanya apa-apaan, sekarang aku akan pake kata apa-apakah...

sumpe deh ya...aku update status itu nggak ada niat apa2an. buat aku, facebook, twitter dkk just for fun.
jadi gue update jg cuma buat fun. udah gt doang...
nah masalahnya, ga semua update-an kita itu disukai sama temen2 jejaring sosial kita...masalahnya lagi, di antara teman2 jejaring sosial itu ada pacar kita. panoptikon lah...pengawasan lah...
ya dari status2 kita itu....demn!!!!
cuma dari status doang loh....trus bisa mrembet kemana-mana lah kalau udah marahan....sial!!!
sialnya lagi, itu kejadian sama gue...eek!!!!

ga demen gue sebenernya yg ribet2 begini...karena kan ga ada niatan apa2 juga dari gue update status dan punya akun jejaring sosial itu...eh ada ding...niatnya ya cuma untuk fun itu...
ehm...tp gpp ding, setidaknya lewat berantem2 itu gue jadi taw kalau gue sayang untuk dilewatkan
hahahha....mbuhlah!!!!

Minggu, 04 Desember 2011

Sayangnya saya tidak sempurna...

Saat ini saya ingin bercerita tentang ketidak bahagiaan dalam hidup saya.

Betapa melelahkan hidup ini kadang-kadang, apalagi jika terlanjur menerima good judge dari orang lain. Misalnya, bapaknya dokter wah pasti anaknya pinter dll.....akhhhhh...betapa melelahkan hidup ini kadang- kadang jika selalu 'pasti...pasti' seperti itu.

Begitu juga yang terjadi pada saya.
Orang lain terlanjur menilai saya baik. Baik sebaik-baiknyalah....hampir di segala bidang. untuk orang lain mungkin itu menyenangkan, tapi buat aku....tidak selalu. mengapa? karena saya tidak sempurna, tidak sebaik anggapan orang-orang itu. bahkan, saya hampir pernah melakukan semua hal-hal terburuk di dunia ini. bukan saya tidak menyadarinya...sebaliknya, saya sangat-sangat sadar...pertimbangannya, saya hanya tidak mau membohongi diri sendiri bahwa saya bukan manusia sempurna...
Saya bukannya merahasiakannya, justru perlahan saya membuka ketidak sempurnaan saya kepada banyak orang....saya hanya ingin mengatakan bahwa saya tidak sempurna...itu saja...

saya terlalu lelah dengan anggapan-anggapan baik dari semua orang karena saya tahu dan sadar kalau saya tidak seperti itu....itu saja....

sekali lagi, sayangnya saya tidak sempurna

Jumat, 02 Desember 2011

I really miss u

If only I was Taller 
And Had a million dollars 
maybe then you'd be with me 
If only i was 18, courage of the A team 
maybe then youd be with me 
but for now ill have to dream about your smile cause your not here 
and all i wanna say is that i really miss you 
if i could surf a little better 
had some nerd sweater 
maybe youd be with me 
if only i had more time 
had my bestest hair line 
then youd wanna be with me 
but for now ill have to dream about your smile 
cause your not here and all i wanna say 
is that i really miss you 
if only you werent so fine 
if only i was so blind 
i'd find a way 
to make you stay 
and maybe id say hey 
i woke up with all reasons 
but havent changed my feelings 
but now ill have to wait another week to see your face 
and all i wanna say 
is that i really miss you